Jawaban singkat: Beri kredit sebuah gambar setiap kali sebuah lisensi mewajibkannya (lisensi Creative Commons BY selalu begitu) atau sebuah kontrak atau aturan platform menyatakannya; untuk banyak lisensi stok hal itu opsional tetapi merupakan praktik yang baik. Format sederhana yang mencakup sebagian besar kasus adalah TASL: Title, Author, Source, License. Atribusi bukan pengganti izin. Ini adalah informasi umum, bukan nasihat hukum.
Memberi kredit gambar dengan baik sebagian adalah etiket, sebagian persyaratan hukum, dan keduanya sering tertukar. Panduan ini memisahkan keduanya dan memberi Anda format yang bisa dipakai ulang di mana saja.
Kapan atribusi diwajibkan vs. tata krama
Kadang sebuah kredit wajib, kadang ia sekadar sopan. Mengetahui yang mana menghindarkan Anda dari risiko hukum sekaligus usaha yang sia-sia.
- Wajib: Lisensi Creative Commons dengan unsur BY, banyak lisensi editorial dan rights-managed, serta apa pun yang secara khusus dituntut oleh sebuah kontrak atau ketentuan platform.
- Tata krama: Karya public domain, dan banyak lisensi stok royalty-free di mana kredit diapresiasi tetapi opsional.
Ketika lisensinya tidak jelas, langkah amannya adalah tetap memberi kredit. Itu tidak memakan biaya dan melindungi Anda.
Format TASL
Pola atribusi yang andal dan banyak dipakai adalah TASL:
- Title. Nama karyanya, jika ada.
- Author. Nama atau username penciptanya.
- Source. Di mana Anda menemukannya, idealnya halaman aslinya.
- License. Lisensi yang menaunginya saat dibagikan.
Sebuah kredit lengkap bisa berbunyi: "Sunrise over the bay" oleh Jane Doe, dari portofolionya, dilisensikan di bawah CC BY 4.0. Pangkas agar pas dengan mediumnya, tetapi pertahankan cukup informasi agar pembaca dapat menelusuri aslinya.
Atribusi bukanlah izin
Inilah jebakannya. Memberi kredit kepada seorang pencipta tidak memberi Anda hak untuk memakai karyanya. Keduanya terpisah:
- Izin adalah lisensi atau dasar hukum lain untuk memakai gambarnya sama sekali.
- Atribusi adalah syarat yang sebagian lisensi lekatkan pada pemakaian itu.
Anda bisa memberi kredit kepada seseorang dengan sempurna dan tetap melanggar jika Anda sejak awal tidak punya izin. Untuk sisi kepemilikan dari hal ini, lihat dasar-dasar hak cipta gambar.
Memberi kredit menurut konteks
| Tempat ia muncul | Cara memberi kredit |
|---|---|
| Blog atau artikel | TASL lengkap dekat gambar atau di bagian keterangan/kredit, dengan tautan ke sumbernya. |
| Media sosial | Setidaknya handle penciptanya dan tautan sumber; muat persyaratan lisensi sebanyak ruang yang ada. |
| Video | Kredit di layar atau daftar end-card, ditambah sumbernya di deskripsi. |
| Cetak | Sebuah baris kredit dekat gambar atau di halaman kredit khusus. |
Watermark bukan kredit yang boleh Anda lucuti
Watermark seorang pencipta sering berfungsi sebagai kredit dan klaim kepemilikannya. Menghapusnya dan menambahkan keterangan Anda sendiri tidak memenuhi sebuah lisensi, dan melucutinya untuk mengaburkan sumbernya dapat berbenturan dengan DMCA, dibahas dalam apa itu DMCA. Jika sebuah lisensi membutuhkan atribusi, berikanlah sebagai teks, dan biarkan tanda pemiliknya apa adanya kecuali Anda punya izin untuk mengedit.
Tetap di dalam aturan
Pastikan apakah gambar Anda membutuhkan atribusi, lalu beri kredit dengan TASL dan simpan sebuah tautan ke sumbernya. Ingat bahwa kredit adalah sebuah syarat, bukan sebuah lisensi. Ketika Anda hanya perlu membersihkan karya Anda sendiri, itu adalah tugas yang sama sekali berbeda.
Catatan tentang nasihat hukum
Ini adalah panduan umum tentang etiket atribusi dan syarat lisensi yang umum, bukan nasihat hukum. Persyaratan lisensi berbeda-beda, jadi baca ketentuan spesifiknya, dan konsultasikan dengan pengacara yang berkualifikasi untuk apa pun yang berisiko nyata.
